Tahu Bakso Ungaran: Kisah di Balik Kelezatan ‘Tahu Isi Daging’ yang Melegenda

Tahu bakso. Di telinga masyarakat Jawa Tengah, nama ini langsung mengarah pada satu kota kecil di lereng Gunung Ungaran: Semarang dan sekitarnya. Jajanan yang sekilas tampak sederhana—tahu pong yang diisi adonan bakso padat—telah berevolusi menjadi oleh-oleh wajib dan ikon kuliner yang tak lekang oleh waktu.

Namun, tahukah Anda mengapa Tahu Bakso Ungaran begitu melegenda dan berbeda dari tahu isi daging biasa?

1. Sejarah Singkat: Dari Dapur Rumahan Menjadi Fenomena Nasional

Tahu bakso bukanlah inovasi yang muncul dalam semalam. Pada awalnya, jajanan ini adalah kreasi dapur rumahan di Ungaran, Kabupaten Semarang, sekitar tahun 1990-an. Berbeda dengan tahu isi yang menggunakan sayur, inovator kuliner saat itu melihat potensi tahu pong (tahu cokelat kopong) sebagai wadah yang sempurna untuk menampung adonan bakso berkualitas tinggi.

Kunci utama popularitasnya adalah kualitas isian. Tahu bakso yang otentik dibuat dengan adonan bakso premium yang didominasi oleh daging sapi segar, sedikit tepung, serta bumbu rempah yang kuat seperti bawang putih dan merica. Pengukusan yang tepat membuat isian daging ini padat, kenyal, dan kaya rasa umami.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top